Detail Cantuman Kembali
efek antiinflamasi ekstrak kasar glukosamin konroitin, kombinasi glukosamin-konroitin dan bubuk tulang rawan ikan hiu (Prionace glauca) secara in vivo pada tikus wistar
Tulang rawan ikan hiu diketahui mengandung glukosamin dan kondroitin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya aktivitas antiinflamasi ekstrak kasar glukosmin, kondroitin, kombinasi glukosamin-kondroitin, dan bubuk tulang rawan ikan hiu secara in vivo pada tikus wistar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan eksperimen. Penelitian dibagi menjadi tiga tahap, pertama yaitu persiapan, tahap kedua adalah uji FTIR dan tahap ketiga adalah uji antiinflamasi secara in vivo pada tikus wistar. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Uji antiinflamasi dengan 6 perlakuan yaitu: kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (Indometacin 10 mg/KgBB), ekstrak kasar glukosamin (100mg/KgBB), ekstrak kasar kondroitin (100mg/KgBB), kombinasi ekstrak kasar glukosamin-kondroitin (100mg/KgBB), dan bubuk tulang rawan ikan hiu (100mg/KgBB). Hasil analisa FTIR, diketahui bahwa ekstraksi dan isolasi glukosamin dan kondroitin dari tulang punggung dan tulang tenggok telah berhasil. Glukosamin memiliki gugus N-H (amina primer), C-O (alkohol primer), dan C-O (eter), sedangkan kondroitin memiliki gugus O-H (asam karbosilat), C=O (amida), dan C-O (eter). Nilai daya antiinflamasi pada ekstrak kasar glukosamin, kondroitin, kombinasi glukosamin-kondroitin dan bubuk tulang rawan ikan hiu berturut-turut adalah 4,02%; 4,15%; 3,88% dan 2,01%. Nilai antiinflamasi tertinggi adalah ekstrak kasar kondroitin.
625.14.10 Jun e
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2013
Surabaya
xi, 82 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







